Apabila ada teman-teman kita sangat mengagumi seorang ulama, maka kita harus melihat itu dengan menggunakan kacamata kewajaran. Tidak ada salahnya bagi seorang muslim untuk merasa suka pada seorang ulama.

Akan tetapi, manakala rasa suka itu sudah menjadi rasa suka yang berlebihan, apalagi kalau dibarengi dengan sikap merasa bahwa ulamanya itu adalah satu-satunya ulama yang benar, mana ini sudah salah.

Sesungguhnya, kalau ada orang yang boleh kita ambil pendapatnya secara 100%, maka orang itu hanyalah Syaikh Muhammad bin Abdullah, dan bukan Syaikh Muhammad bin lain-nya.

Sesungguhnya, cara beragama Islam yang benar bisa dilihat dari ada tidaknya kultus individu di dalamnya.