Sebagian ummat Islam, yang sangat berbangga-diri dengan dalil-dalil satu versi, menyebutkan bahwa di dalam Islam yang namanya organisasi adalah bid’ah. Dan dari situ mereka menyimpulkan dan menghakimi bahwa organisasi-organisasi Islam seperti Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Anshorus Sunnah adalah bid’ah, dan menyatakan bahwa aktifis-aktifis organisasi itu adalah para ahli bid’ah.

Masalahnya, benarkah pernyataan “organisasi Islam itu bid’ah” tersebut ?

Syaikh bin Baz berkata:

“Adapun jika ia bergabung dengan Ansharus-Sunnah lalu membantunya dalam kebenaran, atau dengan Ikhwanul Muslimin dan menyertai mereka dalam kebenaran tanpa bersikap ekstrem atau berlebihan MAKA HUKUMNYA TIDAK MENGAPA (la ba’sa). Adapun jika mereka komitmen kepada ucapan mereka tanpa ada batasan (ketaatan mutlak) maka yang demikian ini tidak boleh.”

…..

“Ia berputar bersama kebenaran, menolong jama’ah-jama’ah yang lain juga dalam menegakkan kebenaran, tetapi ia tidak boleh komitmen kepada suatu mazhab tertentu secara mutlak sekalipun mazhab tersebut bathil, seandainya terjadi demikian maka ini adalah munkar & tidak boleh, tetapi ia bersama jama’ah tertentu tersebut selama jama’ah tersebut berada dalam kebenaran dan tidak bersama mereka jika mereka banyak bersalahnya.”

Kesimpulan: Organisasi islam itu bukan bid’ah.

Demikian.

Pendapat Syaikh bin Baz di atas bisa dilihat di:

http://www.binbaz.org.sa/mat/21344 (pernyataan no. 6 )